Selasa, 24 Maret 2020

cerita SMA


Dulu, ketika SMA aku bandell banget huhu :')
Setiap disekolah ngadain acara atau lagi ada jam kosong gitu. Aku langsung pergi kebelakang sekolah sama temen aku. Ngapain coba?? haha ya cabutlah. Aduhh gila sih.. waktu SMA dulu seorang aku bisa manjat tembok sekolah haha. Padahal yaa, tembok sekolah aku tu tinggi banget cuy. Tinggiku 163 dan tembok sekolahnya itu lebih tinggi lagi dari aku. Dan saking tingginya, temen aku pernah sampe kesangkut roknya, dan akhirnya roknya sobek :v. auto ngkak dong... ngakak banget yaampun haha.. Jahat sih tapi ya gimana yaa, sayang banget kejadian lucu kaya gitu dilewatkan hahaha.

Kemudian percobaan cabut selanjutnya. Aduh, kali ini aku baper haha. Kenapa coba??
Dulu tu ada ade kelas yang suka sama aku, terus gak sengaja pas aku mau cabut dia juga mau cabut we. Auto malu dong haha (dalam hati: bodo amat yang penting kupulang :v). Dan sosweetnya, dia tu malah bantui aku manjat tembok haha. Gila sih. Btw aku gak bisa manjatkan, nah terus dia tu langsung berlutut gitu.. haha baper cuy. Terus ngomong, "sini naik(sambil nunjuk lututnya yang lagi berlutut) pijak aja, gak papa" wooo... ngefly dong aku haha.. Tadinya aku nolak sih.. kasiankan kalo aku injak kan jadi kotor celana dia. Tapi ya tetep, dia maksa aku buat nginjak kaki dia.. Oke, dan akhirnya aku injak deh.. haha pengalaman banget sih. Nah, setelah itu diapun pamit mau makan di kantin belakang sekolah
coba kalau seandainya aku gak bandel. gak ada cerita kaya gini nih haha.

Enaknya disekolahku tu ya, keamanan sekolah gak terlalu ketat. Jadi kalau semisal mau cabut yaudah tinggal cabut aja. Tapi ya liat situasi dan kondisi juga sih, kalau pas ada kepsek atau guru lewat ya auto keciduk kau haha.

TERIMA KASIH SMA, KARNA KAU AKU MEMILIKI BANYAK CERITA

Nanti kalo sempat mau bikin cerita lagi hehe.. Assalamu'alaikum

Senin, 09 Maret 2020

Milad UMY

Mabruk, haadza mubaarak...

Selamat Milad UMY yang ke-39...

Semoga UMY kedepannya dapat menjadi lebih baik. Serta mampu melahirkan generasi-generasi baru yang memiliki intelek dan berakhlak mulia sesuai dengan titik pusat UMY yaitu "unggul dan islami". 

Harapan saya, kedepannya UMY dapat memberikan kenyamanan bagi semua masyarakat kampus, dan uang semester diturunkan (hehe).

SEMOGA UMY SEMAKIN MELESAT SETIAP TAHUNNYA.... 


Senin, 02 Maret 2020

ketika aku menjadi guru

ketika aku menjadi guru

Hidup adalah pilihan. Menjadi seorang guru juga pilihan. Menjadi seorang guru adalah sebuah pilihan yang mulia. Seandainya aku jadi guru, apakah aku bisa menjadi seorang guru yang baik. Seorang guru yang selama ini menjadi idaman murid-muridnya. Seorang guru yang bisa berperan sebagai sahabat,orang tua dan guru kepada muridnya. Seandainya aku menjadi guru aku ingin membuat dunia tersenyum oleh baktiku. Aku ingin mengajar di pedalaman-pedalaman. Aku ingin mengajar di tengah-tengah anak-anak yang susah mendapatkan pendidikan. Aku ingin berada di tengah-tengah mereka.

Dan aku akan merasakan sesuatu yang mereka rasakan.
Wajah-wajah mereka yang polos dan senyum mereka yang lepas dari semua tekanan yang ada. Lalu mereka mulai menanyakan hal-hal yang ingin diketahui mereka padaku. 
Impianku tidak akan berhenti begitu saja. Seandainya aku ditakdirkan menjadi guru, aku juga punya impian untuk mengajar di sekolah-sekolah anak autis. karena anak-anak autis adalah anak istimewa yang perlu perlakuan istimewa juga. Dan aku ingin sekali ikut andil dalam perkembangan mereka.

Seandainya aku jadi guru, aku juga ingin mengabdi di sekolah khusus anak-anak yang memiliki gangguan mental. Begitu banyak anak-anak di dunia ini yang memiliki gangguan mental. Walaupun anak-anak tersebut memiliki gangguan mental tapi semangat mereka untuk belajar dan berprestasi patut diacungi jempol. Anak-anak tersebut mungkin ingin normal tapi mereka tidak bisa walaupun begitu mereka tidak menyerah. Mereka akan terus semangat.

Ketika semester 3 kemarin saya pernah mewawancarai sebuah sekolah yang berisi anak normal dan anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut menjadikan saya menjadi lebih penasaran dengan cara pembelajan dan perhatian seperti apa yang dibutuhkan oleh anak-anak khusus tersebut. 

Jika aku memang ditakdirkan menjadi guru, aku ingin semua impian yang aku tulis ini menjadi sebuah kenyataan. Aku tidak ingin bila impianku ini tidak terwujud. Aku akan berusaha mewujudkannya kelak. Jika aku ditakdirkan menjadi guru. Aku akan terus berusaha dan berdoa agar impianku menjadi kenyataan. Ya suatu saat impianku akan terwujud bila aku memang ditakdirkan untuk menjadi guru. Aamiin...

cerita SMA

Dulu, ketika SMA aku bandell banget huhu :') Setiap disekolah ngadain acara atau lagi ada jam kosong gitu. Aku langsung pergi ke...